efek banjir

Selasa, 08 April 2014

Geografi

 seanografi terdiri dari dua kata: oceanos yang berarti laut dan graphos yang berarti gambaran atau deskripsi (bahasa Yunani). Secara sederhana kita dapat mengartikan oseanografi sebagai gambaran atau deskripsi tentang laut. Dalam bahasa lain yang lebih lengkap, oseanografi dapat diartikan sebagai studi dan penjelajahan (eksplorasi) ilmiah mengenai laut dan segala fenomenanya. Laut sendiri adalah bagian dari hidrosfer. Seperti kita ketahui bahwa bumi terdiri dari bagian padat yang disebut litosfer, bagian cair yang disebut hidrosfer dan bagian gas yang disebut atmosfer. Sementara itu bagian yang berkaitan dengan sistem ekologi seluruh makhluk hidup penghuni planet Bumi dikelompokkan ke dalam biosfer.
Zona pesisir  Pesisir meliputi pantai dan perluasannya kea rah darat sampai batas pengaruh laut tidak ada. Pesisir dapat diklasifikasikan sebagai berikut :         
Pesisir daratan ( coastal plain ) adalah pesisir yang mengalami proses pendangkalan yang semula berada di bawah laut sampai bekas paparan benua.         
Pesisir daratn ( coastal alluvial plain ) adalah pesisir yang terbentuk oleh pengendapan alluvial yang berasal dari daratan yang dicirikan oleh bentuk lereng yang landai.Pesisir pulau penghalang ( barrier island coast ) adalah pesisir dengan perairan dangkal lepas pantai yang luas dan terpisah dari lautan oleh pulau penghalang.
ecara umum, oseanografi dapat dikelompokkan ke dalam 4 (empat) bidang ilmu utama yaitu: geologi oseanografi (geologi laut) yang mempelajari lantai samudera atau litosfer di bawah laut memfokus pada struktur, tanda dan evolusi pasu samudra. Fisika oseanografi (ekologi fisik) yang mempelajari masalah-masalah fisis dan cirri-ciri seperti arus, gelombang, pasang surut dan temperatur air laut. Kimia oseanografi (oseanografi kimia) yang mempelajari masalah-masalah kimiawi air laut dan bersangkut-paut dengan susunan air laut siklus biogeokimia yang berpengaruh akan itu, yang terakhir biologi oseanografi (ekologi marin) yang mempelajari masalah-masalah yang berkaitan dengan flora dan fauna di laut termasuk siklus kehidupan dan produksi pangan.
Oseanografi adalah jumlah beberapa cabang tersebut. Penyelidikan oseanografis mendatangkan percontohan air laut dan kehidupan marin untuk pengkajian mendalam, perabaan jauh proses oseanik dengan pesawat udara dan satelit mengorbitkan bumi, dan eksplorasi lantai laut dengan sarana penggerekan laut-dalam dan penampangan seismik pusat bumi da bawah dasar pangkal samudra. Pengetahuan lebih besar samudra dunia memperbolehkan ilmuwan meramalkan secara lebih tepat, seandainya, perubahan cuaca dan iklim jangka waktu panjang dan juga antarkan pada eksploitasi lebih efisien sumber daya bumi. Oseanografipun vital pada pehamaman efek pencemar pada perairan lautan dan pemeliharaan kualitas perairan samudra terhadap tuntutan manusia dibuat padanya yang kian menambah.

 
Perairan Laut
Laut adalah bagian permukaan bumi yang cekung dan tertutup oleh air yang mempunyai kadar garam tinggi.
1.      Klasifikasi Perairan Laut
a.       Berdasarkan luas dan bentuknya
-          Teluk adalah bagian laut yang menjorok ke darat
-          Selat adalah laut yang relative sempit dan terletak antara dua pulau
-          Laut adalah perairan yang terletak di antara pulau-pulau yang relative lebih luas dibandingkan dengan selat
-          Samudera adalah laut yang sangat luas dan terletak diantara benua
b.      Berdasarkan proses terjadinya
-          Laut trangresi laut yang terjadi karena ada genangan air laut terhadap daratan pada waktu berakhirnya zaman es
-          Laut Regresi laut yang menyempit yang terjadi pada zaman es karena penurunan permukaan air laut sebagai akibat adanya
penurunan
-          Laut Ingresi laut yang terjadi karena dasar laut mengalami gerakan menurun
c.       Menurut kedalamannya
1.        Zona Littoral
Atau zona pesisir laut terletak diantara garis pasang dan garis surut. Kedalamannya 0 meter.
2.       Zona Neritik  ( laut dangkal )
Adalah laut yang terletak pada kedalaman 0 m – 200 m. cirri-ciri zona neritik :
-          Sinar matahari masih menembus dasar laut
-          Kedalamannya 200 m
-          Bagian banyak terdapat ikan dan tumbuhan laut
3.        Zona Batial   ( laut dalam )
Adalah laut yang terletak pada kedalaman 200 m – 1.000 m. Zona ini merupakan batas antara daratan dan perairan.
Ciri-ciri zona batial :
-          Sinar matahari tidak ada lagi
-          Kedalaman antara 200 m – 1.000 m
-          Tumbuh-tumbuhan jumlahnya terbatas
4.       Zona Abisal   ( laut sangat dalam / palung laut )
Adalah laut yang terletak pada kedalaman lebih dari 1.000 m sampai 6.000 m. Ciri – cirri zona abisal :
-          Sinar  matahari tidak ada lagi
-          Kedlaman antara 1.000 m – 6.000 m
-          Suhu sangat rendah sudah mencapai titik beku air
-          Tumbuh-tumbuhan tidak ada lagi dan jumlah binatang menjadi terbatas

 Berdasarkan wilayah kekuasaan
 a. Zona Laut Teritorial  Zona laut teritorial adalah zona yang dibatasi oleh garis khayal yang berjarak 12 mil dari garis dasar ke arah laut lepas. Jika lebar lautan yang membatasi dua negara kurang dari 24 mil, maka garis teritorial ditarik sama jauh dari masing-masing negara. Pada zona ini negara mempunyai hak kedaulatan sepenuhnya, tetapi menyediakan alur pelayaran lintas damai baik di atas maupun di bawah laut. Wilayah laut teritorial Indonesia diumumkan pemerintah pada tanggal 13 Desember 1957 yang dikenal dengan Deklarasi Djuanda dan diperkuat dengan Undang- Undang Nomor 4 Tahun 1960. 
b. Zona Landas Kontinen  Zona landas kontinen merupakan dasar laut yang secara geologis maupun morfologi merupakan lanjutan dari sebuah kontinen (benua) dengan kedalaman laut kurang dari 150 m. Indonesia terletak di antara landas kontinen Asia dan Australia. Pada zona ini, pemerintah memiliki kewenangan untuk memanfaatkan sumber daya alam yang ada dan berkewajiban menyediakan alur pelayaran lintas damai. Batas landas kontinen diumumkan oleh pemerintah Indonesia pada tanggal 17 Februari 1969. 
c. Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE)  Wilayah Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) dihitung dari garis dasar laut lurus ke arah laut bebas sejauh 200 mil laut. Dalam zona ini, negara dapat memanfaatkan sumber daya laut untuk kesejahteraan bangsa. Negara lain memiliki kebebasan untuk pelayaran, dan pemasangan kabel serta pipa di bawah permukaan laut. Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia.

1.       Relief Daratan
Relief Daratan adalah relief yang terdiri atas dataran rendah,dataran tinggi,bukit,gunung,dan pegunungan.
a.       Dataran Rendah
Dataran Rendah adalah tanah yang luas dan tingginya 0 sampai <200 m diatas permukaan laut. Dataran rendah yang banyak terdapat di Indonesia diantaranya dataran yang terdapat di tepi pantai timur Pulau Sumatra,pantai utara Pulau Jawa,dan pantai selatan Pulau Papua.
b.      Dataran Tinggi
Dataran tinggi adalah tanah datar yang luas di daerah yang tinggi antara 200 sampai 1.500 meter diatas permukaan laut. Contohnya dataran tinggi Bandung di Jawa.
c.       Bukit
Bukit adalah permukaan bumi yang menjulang ke atas dengan ketinggian tidak lebih dari 600 meter diatas permukaan laut. Bukit dapat berdiri sendiri maupun menjadi bagian dari sebuat gunung.
d.      Gunung
Gunung adalah permukaan bumi yang menjulang ke atas menyerupai kerucut dan mempunyai lereng. Ketinggin gunung dapat mencapai lebi dari 1.500 meter diatas permukaan laut. Contohnya Gunung Agung di Bali
e.      Pegunungan
Pegunungan adalah gabungan dari bukit dan gunung yang memanjang dan saling menyambung. Contohnya Bukit Barisan di Sumatra.

2.       Relief Dasar Laut

Relief Dasar Laut terdiri dari gunung laut,palung laut,lubuk laut,punggung laut,Dangkalan/paparan laut,lereng benua,dan ambang laut.
a.       Gunung Laut
Gunung Laut yaitu gunung yang kaki-kakiny a terletak di dasar laut dan puncaknya terletak di bawah atau di atas permukaan laut. Contohnya Gunung Krakatau di Selat Sunda.
b.      Dangkalan/Paparan (shelf)
Dangkalan/Paparan (shelf) yaitu dasar laut yang memikili kedalaman kurang dari 200 meter yang diangggap sebagai bagian daratan yang masuk ke laut. Contohnya Dangkalan Sunda di sekitar Selat Sunda.
c.       Lereng Benua(Continental Slope)
Lereng Benua (Continental Slope) yaitu dasar laut yang merupakan kelanjutan dari dangkalan yang memiliki kedalaman kurang dari 1.500 meter.
d.      Punggung Laut
Punggung Laut yaitu pegunungan atau rangkaian dari bukit-bukit dalam laut yang dapat muncul di bawah atau di atas permukaan laut. Contohnya punggung laut Sibolga.
e.      Ambang Laut(Drempel)
Ambang Laut atau Drempel yaitu pegunungan atau bukit-bukit di dasar laut yang memisahkan dua buah laut. Contohnya,ambang laut Suhu.
f.        Lubuk laut (Basin)
Lubuk laut atau basin yaitu dasar laut ang dalam dan berbentuk bulat cekung yang terjadi akibat merosotnya bagian dasar laut. Contohnya,lubuk laut Banda di Maluku.
g.       Palung Lauut(Trog)
Palung laut atau Trog merupakan dasar laut yang dalam,sempit,curam dan memanjang yang terbentuk akibat penenggelaman terus-menerus. Contohnya palung Kai di dekat Pulau Papua. 

TEMPERATUR AIR LAUT

Dalam oseanografi dikenal dua istilah untuk menentukan temperatur air laut yaitu temperatur insitu (selanjutnya disebut sebagai temperatur saja) dan temperatur potensial. Temperatur adalah sifat termodinamis cairan karena aktivitas molekul dan atom di dalam cairan tersebut. Semakin besar aktivitas (energi), semakin tinggi pula temperaturnya. Temperatur menunjukkan kandungan energi panas. Energi panas dan temperatur dihubungkan oleh energi panas spesifik. Energi panas spesifik sendiri secara sederhana dapat diartikan sebagai jumlah energi panas yang dibutuhkan untuk menaikkan temperatur dari satu satuan massa fluida sebesar 1o. Jika kandungan energi panas nol (tidak ada aktivitas atom dan molekul dalam fluida) maka temperaturnya secara absolut juga nol (dalam skala Kelvin). Jadi nol dalam skala Kelvin adalah suatu kondisi dimana sama sekali tidak ada aktivitas atom dan molekul dalam suatu fluida. Temperatur air laut di permukaan ditentukan oleh adanya pemanasan (heating) di daerah tropis dan pendinginan (cooling) di daerah lintang tinggi. Kisaran harga temperatur di laut adalah -2o s.d. 35oC. 
Tekanan di dalam laut akan bertambah dengan bertambahnya kedalaman. Sebuah parsel air yang bergerak dari satu level tekanan ke level tekanan yang lain akan mengalami penekanan (kompresi) atau pengembangan (ekspansi). Jika parsel air mengalamai penekanan secara adiabatis (tanpa terjadi pertukaran energi panas), maka temperaturnya akan bertambah. Sebaliknya, jika parsel air mengalami pengembangan (juga secara adiabatis), maka temperaturnya akan berkurang. Perubahan temperatur yang terjadi akibat penekanan dan pengembangan ini bukanlah nilai yang ingin kita cari, karena di dalamnya tidak terjadi perubahan kandungan energi panas. Untuk itu, jika kita ingin membandingkan temperatur air pada suatu level tekanan dengan level tekanan lainnya, efek penekanan dan pengembangan adiabatik harus dihilangkan. Maka dari itu didefinisikanlah temperatur potensial, yaitu temperatur dimana parsel air telah dipindahkan secara adiabatis ke level tekanan yang lain. Di laut, biasanya digunakan permukaan laut sebagai tekanan referensi untuk temperatur potensial. Jadi kita membandingkan harga temperatur pada level tekanan yang berbeda jika parsel air telah dibawa, tanpa percampuran dan difusi, ke permukaan laut. Karena tekanan di atas permukaan laut adalah yang terendah (jika dibandingkan dengan tekanan di kedalaman laut yang lebih dalam), maka temperatur potensial (yang dihitung pada tekanan permukaan) akan selalu lebih rendah daripada temperatur sebenarnya.

Salinitas adalah tingkat keasinan atau kadar garam terlarut dalam air. Salinitas juga dapat mengacu pada kandungan garam dalam tanah.

Definisi

Salinitas air berdasarkan persentase garam terlarut
Air tawar Air payau Air saline Brine
< 0,05 % 0,05—3 % 3—5 % >5 %
Kandungan garam pada sebagian besar danau, sungai, dan saluran air alami sangat kecil sehingga air di tempat ini dikategorikan sebagai air tawar. Kandungan garam sebenarnya pada air ini, secara definisi, kurang dari 0,05%. Jika lebih dari itu, air dikategorikan sebagai air payau atau menjadi saline bila konsentrasinya 3 sampai 5%. Lebih dari 5%, ia disebut brine.
Air laut secara alami merupakan air saline dengan kandungan garam sekitar 3,5%. Beberapa danau garam di daratan dan beberapa lautan memiliki kadar garam lebih tinggi dari air laut umumnya. Sebagai contoh, Laut Mati memiliki kadar garam sekitar 30%.[1]
Istilah teknik untuk keasinan lautan adalah halinitas, dengan didasarkan bahwa halida-halida—terutama klorida—adalah anion yang paling banyak dari elemen-elemen terlarut. Dalam oseanografi, halinitas biasa dinyatakan bukan dalam persen tetapi dalam “bagian perseribu” (parts per thousand , ppt) atau permil (‰), kira-kira sama dengan jumlah gram garam untuk setiap liter larutan. Sebelum tahun 1978, salinitas atau halinitas dinyatakan sebagai ‰ dengan didasarkan pada rasio konduktivitas elektrik sampel terhadap "Copenhagen water", air laut buatan yang digunakan sebagai standar air laut dunia.[2] Pada 1978, oseanografer meredifinisikan salinitas dalam Practical Salinity Units (psu, Unit Salinitas Praktis): rasio konduktivitas sampel air laut terhadap larutan KCL standar.[3][4] Rasio tidak memiliki unit, sehingga tidak bisa dinyatakan bahwa 35 psu sama dengan 35 gram garam per liter larutan.[
F. Warna Air Laut 
Warna air laut ditentukan oleh kekeruhan air laut itu sendiri dari kandungan sedimen yang dibawa oleh aliran sungai. Pada laut yang keruh, radiasi sinar matahari yang dibutuhkan untuk proses fotosintesis tumbuhan laut akan kurang dibandingkan dengan air laut jernih. Pada perairan laut yang dalam dan jernih, fotosintesis tumbuhan itu mencapai 200 meter, sedangkan jika keruh hanya mencapai 15 – 40 meter. Laut yang jernih merupakan lingkungan yang baik untuk tumbuhnya terumbu karang dari cangkang binatang koral.
Air laut juga menampakan warna yang berbeda-beda tergantung pada zat-zat organik maupun anorganik yang ada. 
Ada beberapa warna-warna air laut karena beberapa sebab: 
a. Pada umumnya lautan berwarna biru, hal ini disebabkan oleh sinar matahari yang bergelombang pendek (sinar biru) dipantulkan lebih banyak dari pada sinar lain. 
b. Warna kuning, karena di dasarnya terdapat lumpur kuning, misalnya sungai kuning di Cina. 
c. Warna hijau, karena adanya lumpur yang diendapkan dekat pantai yang memantulkan warna hijau dan juga karena adanya planton-planton dalam jumlah besar. 
d. Warna putih, karena permukaannya selalu tertutup es seperti di laut kutub utara dan selatan. 
e. Warna ungu, karena adanya organisme kecil yang mengeluarkan sinar-sinar fosfor seperti di laut ambon. 
f. Warna hitam, karena di dasarnya terdapat lumpur hitam seperti di laut hitam 
g. Warna merah, karena banyaknya binatang-binatang kecil berwarna merah yang terapung-apung.


 Arus air laut adalah pergerakan massa air secara vertikal dan horisontal sehingga menuju keseimbangannya, atau gerakan air yang sangat luas yang terjadi di seluruh lautan dunia[1]. Arus juga merupakan gerakan mengalir suatu massa air yang dikarenakan tiupan angin atau perbedaan densitas atau pergerakan gelombang panjang[2]. Pergerakan arus dipengaruhi oleh beberapa hal antara lain arah angin, perbedaan tekanan air, perbedaan densitas air, gaya Coriolis dan arus ekman, topografi dasar laut, arus permukaan, upwellng , downwelling.
Selain angin, arus dipengaruhi oleh paling tidak tiga faktor, yaitu[3] :
  1. Bentuk Topografi dasar lautan dan pulau – pulau yang ada di sekitarnya : Beberapa sistem lautan utama di dunia dibatasi oleh massa daratan dari tiga sisi dan pula oleh arus equatorial counter di sisi yang keempat. Batas – batas ini menghasilkan sistem aliran yang hampir tertutup dan cenderung membuat aliran mengarah dalam suatu bentuk bulatan.
  2. Gaya Coriollis dan arus ekman : Gaya Corriolis memengaruhi aliran massa air, di mana gaya ini akan membelokkan arah mereka dari arah yang lurus. Gaya corriolis juga yangmenyebabkan timbulnya perubahan – perubahan arah arus yang kompleks susunannya yang terjadi sesuai dengan semakin dalamnya kedalaman suatu perairan.
  3. Perbedaan Densitas serta upwelling dan sinking : Perbedaan densitas menyebabkan timbulnya aliran massa air dari laut yang dalam di daerah kutub selatan dan kutub utara ke arah daerah tropik.
Adapun jenis – jenis arus dibedakan menjadi 2 bagian, yaitu :
  1. Berdasarkan penyebab terjadinya
    Arus ekman : Arus yang dipengaruhi oleh angin.
    Arus termohaline : Arus yang dipengaruhi oleh densitas dan gravitasi.
    Arus pasut : Arus yang dipengaruhi oleh pasut.
    Arus geostropik : Arus yang dipengaruhi oleh gradien tekanan mendatar dan gaya coriolis.
    Wind driven current : Arus yang dipengaruhi oleh pola pergerakan angin dan terjadi pada lapisan permukaan.
  2. Berdasarkan Kedalaman
    Arus permukaan : Terjadi pada beberapa ratus meter dari permukaan, bergerak dengan arah horizontal dan dipengaruhi oleh pola sebaran angin.
    Arus dalam : Terjadi jauh di dasar kolom perairan, arah pergerakannya tidak dipengaruhi oleh pola sebaran angin dan mambawa massa air dari daerah kutub ke daerah ekuator. 
  3.  
  4.  
  5. Gelombang mempunyai ukuran yang bervariasi mulai dari riak dengan ketinggian beberapa centimeter sampai pada gelombang badai yang dapat mencapai ketinggian 30 m. Selain oleh angin, gelombang dapat juga ditimbulkan oleh adanya gempa bumi, letusan gunung berapi, dan longsor bawah air yang menimbulkan gelombang yang bersifat merusak (Tsunami) serta oleh daya tarik bulan dan bumi yang menghasilkan gelombang tetap yang dikenal sebagai gelombang  pasang surut.
    Sebuah gelombang tertdiri dari beberapa bagian antara lain:
    a.      Puncak gelombang (Crest) adalah titik tertinggi dari sebuah gelombang.
    b.      Lembah gelombang (Trough) adalah titik terendah gelombang, diantara dua puncak gelombang.
    c.       Panjang gelombang (Wave length) adalah jarak mendatar antara dua puncak gelombang atau antara dua lembah gelombang.
    d.      Tinggi gelombang (Wave height) adalah jarak tegak antara puncak dan lembah gelombang.
    e.      Priode gelombang (Wave period) adalah waktu yang diperlukan oleh dua puncak gelombang yang berurutan untuk melalui satu titik.
    Menurut Nontji (1987) antara panjang dan tinggi gelombang tidak ada satu hubungan yang pasti akan tetapi gelombang mempunyai jarak antar dua puncak gelombang yang makin jauh akan mempunyai kemungkinan mencapai gelombang yang semakin tinggi. Pond and Pickard (1983) mengklasifikasikan gelombang berdasarkan periodenya, seperti yang disajikan pada Tabel 1. berikut ini.
    Tabel 1.  Klasifikasi gelombang berdasarkan periode
    Periode
    Panjang Gelombang
    Jenis Gelombang
    0 – 0,2 Detik
    0,2 – 0,9 Detik
    Beberapa centimeter
    Mencapai 130 meter
    Riak (Riplles)
    Gelombang angin
    0,9 -15 Detik
    Beberapa ratus meter
    Gelombang besar (Swell)
    15 – 30 Detik
    0,5 menit – 1 jam
    Ribuan meter
    Ribuan kilometer
    Long Swell
    Gelombang dengan periode yang panjang (termasuk Tsunami)
    5, 12, 25 jam
    Beberapa kilometer
    Pasang surut

    Bhat (1978), Garisson (1993), dan Gross (1993) mengemukakan bahwa ada 4 bentuk besaran yang berkaitan dengan gelombang. Yakni :
    a)  Amplitudo gelombang (A) adalah jarak antara puncak gelombang dengan permukaan rata-rata air.
    b) Frekuensi gelombang ( f ) adalah sejumlah besar gelombang yang melintasi suatu titik dalam suatu waktu tertentu (biasanya didefenisikan dalam satuan detik).
    c) Kecepatan gelombang (C) adalah jarak yang ditempuh gelombang dalam satu satuan waktu tertentu.
    d)      Kemiringan gelombang (H/L) adalah perbandingan antara tinggi gelombang dengan panjang gelombang.
     
     PASANG LAUT
     Dalam sebulan, variasi harian dari rentang pasang laut berubah secara sistematis terhadap siklus bulan. Rentang pasang laut juga bergantung pada bentuk perairan dan konfigurasi lantai samudera. Pasang laut merupakan hasil dari gaya gravitasi dan efek sentrifugal. Efek sentrifugal adalah dorongan ke arah luar pusat rotasi (bumi). Gravitasi bervariasi secara langsung dengan massa tetapi berbanding terbalik terhadap jarak. Meskipun ukuran bulan lebih kecil dari Matahari, namun gaya gravitasi bulan dua kali lebih besar daripada gaya tarik Matahari dalam membangkitkan pasang surut laut karena jarak bulan lebih dekat daripada jarak Matahari ke bumi. Gaya gravitasi menarik air laut ke arah bulan dan Matahari dan menghasilkan dua tonjolan pasang surut gravitasional di laut. Lintang dari tonjolan pasang surut ditentukan oleh deklinasi, sudut antara sumbu rotasi bumi dan bidang orbital bulan dan Matahari.
    Pasang laut purnama (spring tide) terjadi ketika bumi, bulan dan Matahari berada dalam suatu garis lurus. Pada saat itu akan dihasilkan pasang naik yang sangat tinggi dan pasang surut yang sangat rendah. Pasang laut purnama ini terjadi pada saat bulan baru dan bulan purnama.
    Pasang laut perbani (neap tide) terjadi ketika bumi, bulan dan Matahari membentuk sudut tegak lurus. Pada saat itu akan dihasilkan pasang naik yang rendah dan pasang surut yang tinggi. Pasang laut perbani ini terjadi pada saat bulan kuarter pertama dan kuarter ketiga.

    Suhu
    Salah satu faktor yang sangat penting dalam proses kehidupan dan penyebaran organisme di laut adalah suhu. Suhu air laut merupakan parameter yang sering diukur mengingat kegunaannya dalam mempelajari proses fisika, kimia dan biologi laut. Selain itu juga suhu dimanfaatkan dalam mempelajari transportasi dan polutan yang masuk ke lingkungan laut. Suhu juga merupakan faktor pembatas dalam penyebaran hewan dan tumbuhan laut, sebagai contoh binatang karang yang penyebarannya sangat dibatasi oleh perairan yang hangat di daerah tropik dan subtropik. Proses metabolisme pada organisme hanya berfungsi dengan baik pada kisaran suhu yang relatif sempit, yakni antara 0 hingga 40 derajat Celcius. Namun terdapat juga organisme yang mampu mentolerir suhu sedikit di atas atau di bawah batas-batas tersebut. Ganggang hijau-biru dapat hidup pada suhu 85 derajat Celcius di sumber air panas. Proses metabolisme organisme akan meningkat dua kali lipat untuk kenaikan suhu sebesar 10 derajat Celcius.
    Suhu air laut berkisar -2 hingga 40 derajat Celcius mulai dari suhu air laut di daerah kutub sampai air laut di daerah tropis (perairan dangkal). Suhu air permukaan memperlihatkan kisaran yang amat luas sedangkan air laut dalam lebih stabil. Suhu perairan dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain : radiasi matahari, posisi matahari, letak geografis, musim, kondisi awan, proses interaksi air dan udara, penguapan dan hembusan angin. Secara alamiah atau terbesar faktor yang mepengaruhi besarnya suhu adalah matahari. Setiap detik matahari memancarkan bahang sebesar 1026 kalori dan setiap tempat di bumi yang tegak lurus ke matahari akan menerima bahang sebanyak 0,033 kalori/detik. Pancaran energi matahari ini akan sampai ke batas atas atmosfer bumi rata-rata 2 kalori/cm2/menit.

a. Zona Laut Teritorial
Zona laut teritorial adalah zona yang dibatasi oleh garis khayal yang berjarak 12 mil dari garis dasar ke arah laut lepas. Jika lebar lautan yang membatasi dua negara kurang dari 24 mil, maka garis teritorial ditarik sama jauh dari masing-masing negara. Pada zona ini negara mempunyai hak kedaulatan sepenuhnya, tetapi menyediakan alur pelayaran lintas damai baik di atas maupun di bawah laut. Wilayah laut teritorial Indonesia diumumkan pemerintah pada tanggal 13 Desember 1957 yang dikenal dengan Deklarasi Djuanda dan diperkuat dengan Undang- Undang Nomor 4 Tahun 1960.
b. Zona Landas Kontinen
Zona landas kontinen merupakan dasar laut yang secara geologis maupun morfologi merupakan lanjutan dari sebuah kontinen (benua) dengan kedalaman laut kurang dari 150 m. Indonesia terletak di antara landas kontinen Asia dan Australia. Pada zona ini, pemerintah memiliki kewenangan untuk memanfaatkan sumber daya alam yang ada dan berkewajiban menyediakan alur pelayaran lintas damai. Batas landas kontinen diumumkan oleh pemerintah Indonesia pada tanggal 17 Februari 1969.
c. Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE)
Wilayah Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) dihitung dari garis dasar laut lurus ke arah laut bebas sejauh 200 mil laut. Dalam zona ini, negara dapat memanfaatkan sumber daya laut untuk kesejahteraan bangsa. Negara lain memiliki kebebasan untuk pelayaran, dan pemasangan kabel serta pipa di bawah permukaan laut. Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia (ZEEI) diumumkan pada tanggal 21 Maret 1980.
- See more at: http://www.siswapedia.com/zona-laut-berdasarkan-wilayah-kekuasaan-suatu-negara/#sthash.sVcHco0w.dpuf
 
a. Zona Laut Teritorial
Zona laut teritorial adalah zona yang dibatasi oleh garis khayal yang berjarak 12 mil dari garis dasar ke arah laut lepas. Jika lebar lautan yang membatasi dua negara kurang dari 24 mil, maka garis teritorial ditarik sama jauh dari masing-masing negara. Pada zona ini negara mempunyai hak kedaulatan sepenuhnya, tetapi menyediakan alur pelayaran lintas damai baik di atas maupun di bawah laut. Wilayah laut teritorial Indonesia diumumkan pemerintah pada tanggal 13 Desember 1957 yang dikenal dengan Deklarasi Djuanda dan diperkuat dengan Undang- Undang Nomor 4 Tahun 1960.
b. Zona Landas Kontinen
Zona landas kontinen merupakan dasar laut yang secara geologis maupun morfologi merupakan lanjutan dari sebuah kontinen (benua) dengan kedalaman laut kurang dari 150 m. Indonesia terletak di antara landas kontinen Asia dan Australia. Pada zona ini, pemerintah memiliki kewenangan untuk memanfaatkan sumber daya alam yang ada dan berkewajiban menyediakan alur pelayaran lintas damai. Batas landas kontinen diumumkan oleh pemerintah Indonesia pada tanggal 17 Februari 1969.
c. Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE)
Wilayah Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) dihitung dari garis dasar laut lurus ke arah laut bebas sejauh 200 mil laut. Dalam zona ini, negara dapat memanfaatkan sumber daya laut untuk kesejahteraan bangsa. Negara lain memiliki kebebasan untuk pelayaran, dan pemasangan kabel serta pipa di bawah permukaan laut. Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia (ZEEI) diumumkan pada tanggal 21 Maret 1980.
- See more at: http://www.siswapedia.com/zona-laut-berdasarkan-wilayah-kekuasaan-suatu-negara/#sthash.sVcHco0w.dpuf
 
 
a. Zona Laut Teritorial
Zona laut teritorial adalah zona yang dibatasi oleh garis khayal yang berjarak 12 mil dari garis dasar ke arah laut lepas. Jika lebar lautan yang membatasi dua negara kurang dari 24 mil, maka garis teritorial ditarik sama jauh dari masing-masing negara. Pada zona ini negara mempunyai hak kedaulatan sepenuhnya, tetapi menyediakan alur pelayaran lintas damai baik di atas maupun di bawah laut. Wilayah laut teritorial Indonesia diumumkan pemerintah pada tanggal 13 Desember 1957 yang dikenal dengan Deklarasi Djuanda dan diperkuat dengan Undang- Undang Nomor 4 Tahun 1960.
b. Zona Landas Kontinen
Zona landas kontinen merupakan dasar laut yang secara geologis maupun morfologi merupakan lanjutan dari sebuah kontinen (benua) dengan kedalaman laut kurang dari 150 m. Indonesia terletak di antara landas kontinen Asia dan Australia. Pada zona ini, pemerintah memiliki kewenangan untuk memanfaatkan sumber daya alam yang ada dan berkewajiban menyediakan alur pelayaran lintas damai. Batas landas kontinen diumumkan oleh pemerintah Indonesia pada tanggal 17 Februari 1969.
c. Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE)
Wilayah Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) dihitung dari garis dasar laut lurus ke arah laut bebas sejauh 200 mil laut. Dalam zona ini, negara dapat memanfaatkan sumber daya laut untuk kesejahteraan bangsa. Negara lain memiliki kebebasan untuk pelayaran, dan pemasangan kabel serta pipa di bawah permukaan laut. Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia (ZEEI) diumumkan pada tanggal 21 Maret 1980.
- See more at: http://www.siswapedia.com/zona-laut-berdasarkan-wilayah-kekuasaan-suatu-negara/#sthash.sVcHco0w.dpuf
a. Zona Laut Teritorial
Zona laut teritorial adalah zona yang dibatasi oleh garis khayal yang berjarak 12 mil dari garis dasar ke arah laut lepas. Jika lebar lautan yang membatasi dua negara kurang dari 24 mil, maka garis teritorial ditarik sama jauh dari masing-masing negara. Pada zona ini negara mempunyai hak kedaulatan sepenuhnya, tetapi menyediakan alur pelayaran lintas damai baik di atas maupun di bawah laut. Wilayah laut teritorial Indonesia diumumkan pemerintah pada tanggal 13 Desember 1957 yang dikenal dengan Deklarasi Djuanda dan diperkuat dengan Undang- Undang Nomor 4 Tahun 1960.
b. Zona Landas Kontinen
Zona landas kontinen merupakan dasar laut yang secara geologis maupun morfologi merupakan lanjutan dari sebuah kontinen (benua) dengan kedalaman laut kurang dari 150 m. Indonesia terletak di antara landas kontinen Asia dan Australia. Pada zona ini, pemerintah memiliki kewenangan untuk memanfaatkan sumber daya alam yang ada dan berkewajiban menyediakan alur pelayaran lintas damai. Batas landas kontinen diumumkan oleh pemerintah Indonesia pada tanggal 17 Februari 1969.
c. Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE)
Wilayah Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) dihitung dari garis dasar laut lurus ke arah laut bebas sejauh 200 mil laut. Dalam zona ini, negara dapat memanfaatkan sumber daya laut untuk kesejahteraan bangsa. Negara lain memiliki kebebasan untuk pelayaran, dan pemasangan kabel serta pipa di bawah permukaan laut. Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia (ZEEI) diumumkan pada tanggal 21 Maret 1980.
- See more at: http://www.siswapedia.com/zona-laut-berdasarkan-wilayah-kekuasaan-suatu-negara/#sthash.sVcHco0w.dpuf
a. Zona Laut Teritorial
Zona laut teritorial adalah zona yang dibatasi oleh garis khayal yang berjarak 12 mil dari garis dasar ke arah laut lepas. Jika lebar lautan yang membatasi dua negara kurang dari 24 mil, maka garis teritorial ditarik sama jauh dari masing-masing negara. Pada zona ini negara mempunyai hak kedaulatan sepenuhnya, tetapi menyediakan alur pelayaran lintas damai baik di atas maupun di bawah laut. Wilayah laut teritorial Indonesia diumumkan pemerintah pada tanggal 13 Desember 1957 yang dikenal dengan Deklarasi Djuanda dan diperkuat dengan Undang- Undang Nomor 4 Tahun 1960.
b. Zona Landas Kontinen
Zona landas kontinen merupakan dasar laut yang secara geologis maupun morfologi merupakan lanjutan dari sebuah kontinen (benua) dengan kedalaman laut kurang dari 150 m. Indonesia terletak di antara landas kontinen Asia dan Australia. Pada zona ini, pemerintah memiliki kewenangan untuk memanfaatkan sumber daya alam yang ada dan berkewajiban menyediakan alur pelayaran lintas damai. Batas landas kontinen diumumkan oleh pemerintah Indonesia pada tanggal 17 Februari 1969.
c. Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE)
Wilayah Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) dihitung dari garis dasar laut lurus ke arah laut bebas sejauh 200 mil laut. Dalam zona ini, negara dapat memanfaatkan sumber daya laut untuk kesejahteraan bangsa. Negara lain memiliki kebebasan untuk pelayaran, dan pemasangan kabel serta pipa di bawah permukaan laut. Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia (ZEEI) diumumkan pada tanggal 21 Maret 1980.
- See more at: http://www.siswapedia.com/zona-laut-berdasarkan-wilayah-kekuasaan-suatu-negara/#sthash.sVcHco0w.dpuf
.Zona pesisir

Pesisir meliputi pantai dan perluasannya kea rah darat sampai batas pengaruh laut tidak ada. Pesisir dapat diklasifikasikan sebagai berikut :

  • Pesisir daratan ( coastal plain ) adalah pesisir yang mengalami proses pendangkalan yang semula berada di bawah laut sampai bekas paparan benua. 
  • Pesisir daratn ( coastal alluvial plain ) adalah pesisir yang terbentuk oleh      pengendapan alluvial yang berasal dari daratan yang dicirikan oleh bentuk lereng yang landai.
  • Pesisir pulau penghalang ( barrier island coast ) adalah pesisir dengan perairan       dangkal lepas pantai yang luas dan terpisah dari lautan oleh pulau penghalang.
- See more at: http://acep-cyber.blogspot.com/2012/06/perairan-laut-geografi.html#sthash.aoWMDrKd.dpuf
.Zona pesisir

Pesisir meliputi pantai dan perluasannya kea rah darat sampai batas pengaruh laut tidak ada. Pesisir dapat diklasifikasikan sebagai berikut :

  • Pesisir daratan ( coastal plain ) adalah pesisir yang mengalami proses pendangkalan yang semula berada di bawah laut sampai bekas paparan benua. 
  • Pesisir daratn ( coastal alluvial plain ) adalah pesisir yang terbentuk oleh      pengendapan alluvial yang berasal dari daratan yang dicirikan oleh bentuk lereng yang landai.
  • Pesisir pulau penghalang ( barrier island coast ) adalah pesisir dengan perairan       dangkal lepas pantai yang luas dan terpisah dari lautan oleh pulau penghalang.
- See more at: http://acep-cyber.blogspot.com/2012/06/perairan-laut-geografi.html#sthash.aoWMDrKd.dpuf

Jumat, 14 Desember 2012















SEJARAH DAN PRESTASI SMA NEGERI 1 BOEDOET SMA Negeri 1 Jakarta atau yang lebih dikenal dengan sebutan SMA BoeDoet. Yupp menempati gedung di Jl. Budi Utomo No. 7 yang diperkirakan sudah didirikan sejak tahun 1889 yang pada waktu itu dipakai oleh PHS (Prins Hendrick School). Sebelum tahun 1945 di Jakarta sudah berdiri Sekolah Menengah Tinggi (SMT) yang menempati gedung Kanisius di Jl. Cikini Raya. S
ekolah inilah yang merupakan embrio dari SMAN 1 Jakarta. Tanggal 13 Maret 1946 di bentuk sekolah Pemerintah yang pertama, yang mula-mula masih menggunakan nama SMT, lalu di ubah menjadi SMOA (Sekolah Menengah Oemoem Atas) yang menempati gedung PSKD di Jl. Diponogoro. SMOA kemudian berganti nama menjadi SMA yang pada waktu itu dikenal dengan sebutan SMA RI atau SMA Kiblik, Tahun 1947 akibat adanya Agresi Belanda sekolah ini dibubarkan, akan tetapi kegiatan belajar mengajar di lanjutkan di rumah-rumah para guru, antara lain di rumah Bapak Adam Bachtiar (Direktur) di Jl. Gondangdia Lama No. 22, rumah Bapak Wagendorp di Jl. Sawo No. 12 dan juga di rumah Ny. Dr. Susilo di Jl. Proklamasi No. 12. Keadaan ini terus berlangsung sampai penyerahan kedaulatan kepada Pemerintah Republik Indonesia dari pihak Belanda kepada Pemerintah Republik Indonesia pada tanggal 27 Desember 1947 Pada awal tahun 1950 SMA Kiblik tersebut bergabung kembali tempat belajarnya dengan menempati gedung di Jl. Budi Utomo No. 7 sampai sekarang, dengan nama SMA Negeri 1 Jakarta. Nahh tahun 2001 Kepala Sekolah SMUN 1 dipegang oleh Bapak Triyana sampai 2004, yang mulai mengembangkan sekolah Berbasis Kompetensi dengan Teknologi Informasi dan Komunikasi ( TIK ) sebagai pilihan kompetensi. Laboratorium Internet dengan 41 unit PC dibangun, dan Laboratorium Komputer dengan 41 unit PC juga dibangun. Koneksi jaringan Internet memakai Broadband ADSL 512 KBps dipakai sebagai sarana belajar siswa dan guru. Modul belajar komputer dan multimedia dikembangkan sendiri sesuai kebutuhan. Bapak Triyana juga meresmikan berdirinya climbing wall dengan lebar 4,5 meter dan tinggi 17 meter, yang merupakan Climbing wall tertinggi yang dimiliki institusi pendidikan di Jakarta.Kemudian tahun 2004 digantikan oleh Bapak Ratiyono, yang melanjutkan program TIK dengan membangun Laboratorium Komputer khusus buat guru-guru, dan membangun kamera pengintai sebagai sarana pemantauan siswa dilingkungan sekolah. Tahun ajaran baru 2004-2005, nama SMUN 1 dirubah lagi menjadi SMAN 1 . Pada tahun 2005 Bapak Ratiyono digantikan oleh Bapat Hermanto yang juga melanjutkan program TIK, mengembangkan kamera pengintai lebih banyak lagi dan menyediakan sarana HOTSPOT Wireless Acces Point dilingkungan SMA 1, menambah koneksi Internet Broadband. Yupzz sekarang waktunya ngomongin prestasi anak-anak Boedoet, yang pertama ada Sabrina,Bunga Laras, dan Zahra Salimah kelas xi IPS 3 yang baru-baru ini menjuarai juara 1 yaitu Sabrina dalam ajang kompetisi pemilihan Remaja Ceria 2009 lalu. Menurut mereka remaja ceria itu ga bedanya dengan pemilihan Abang None Jakarta yang tugasnya mempromosikan wisata dan budaya yang ada dijakarta khususnya Jakarta Pusat. Sebagai Duta Besar Jakarta Pusat mereka dituntut untuk bisa public speaking yang bagus, dan mempunyai pengetahuan luas atau yang lebih dikenal diremaja ceria 3B ( Behavior, Brand & Beuty). Sebelum mengikuti ajang ini ketiga cewe imut ini merasa ga percaya diri dan pemalu. Namun setelah dikarantina dan mengikuti berbagai macam workshop mereka menjadi remaja yang CERIA (Cerdas, Energik, Responsif, Inovatif, dan Adaptif) dan tidak heran kalo sekarang mereka sibuk dengan acaranya seperti mendampingi Pak Walikota, Penyuluhan-penyuluhan, Pembukaan Porseni dan sosialisai tentang bahaya narkoba kepada remaja di Jakarta. Selanjutnya ada Taris kelas xi IPS 1 yang baru memenangkan lomba Polo Air diMalaysia dengan membawa perunggu dan tentunya mengharumkan nama bangsa serta sekolah SMAN 1 Jakarta dinegeri jiran itu. Nahh yang terakhir ini KIR (Kelompok Ilmiah Remaja) ga kalah bagusnya dengan yang lain sobat Pesona Muda, walaupun sebagai exskul namun prestasi diluarnya patut diacungi jempol. Dengan ide-ide yang kreatif Sarah Diana, Fabrella, Nael & Dimas berhasil menjuari karya tulis ilmiah sebagai juara 1 untuk kelompok dan individual tingkat Jakarta pusat yang selanjutnya akan bertanding lagi ke tingkat DKI Jakarta. Apa saja cih ide kreatif yang mereka buat, nahh untuk karya kelompoknya mereka membuat karya dengan tema Minyak Daur Ulang tentang bagaimana pengaruh minyak daur ulang tersebut terhadap hati mencit (Tikus Putih). Sedangkan yang individualnya Nael siswa xi IPA 1 ini membuat tema Manfaat Exstra Cicak terhadap luka terbuka, yang sebelumnya orang-orang selalu memakai obat merah dan alcohol. Dengan exstra cicak ini luka terbuka yang diderita penderita pasti akan sembuh juga dengan cara alami ini. Wahhh selamat yahh buat kamu-kamu yang sudah sukses dari usia dini.. caiyooo terus buat anak-anak SMAN 1 BoeDoet















Sejarah SMK NEGERI 4 (STMN 5) Jakarta 1955: Sejarah awal berdirinya SMKN4, dengan di keluarkannya SK pendirian sekolah NO.381/BI/1 Tertanggal 26 Juli 1955 dengan nama lembaga SGPT ( Sekolah GURU Pendidikan Teknik ),berlokasi di kebayoran jakarta selatan dengan kepala sekolah Bp.NY. Gontha. 1964: Di Bawah kepemimpinan Bapak. Moch. Rivai,Lokasi SGPT di pindahkan ke Kp. Bali Gang 2 tanah Abang jakart
a Pusat, dengan perubahan nama menjadi STM 5 INSTRUKTOR, dengan 4 jurusan : Bangunan Gedung, Listrik, Mesin dan Automobil . 1971: STM 5 INSTRUKTOR pindah ke lokasi Jl. BUDI UTOMO No.5 Jakarta Pusat. 1973: Pada pertengahan bulan juni berganti nama STM 5 dan pada bulan Januari 1978 berubah menjadi STM Negeri 5 Jakarta. 1992: Pada tanggal 14 Juli 1992, perpindahan kepala sekolah di jabat oleh Bp.Dasril Syam. 1996: Pertengahan tahun 1996 perpindahan lokasi ke Jl. Rorotan VI/No.5, Cilincing Jakarta Utara, Dengan areal tanah 1,7 Hektar dan luas bangunan 9886,7 M. 1997: Pada Tanggal 28 Februari, Bp.Drs. Bowo Irianto di lantik untuk menjadi kepala sekolah SMKN4 jakarta. 1998: Unit Produksi kayu di SMKN4 Jakarta, maju dengan pesat hingga mampu melakukan eksport ke eropa berupa produk furniture, bekerja sama dengan PT.Shimpindo Kharisma. 2001: Pada tanggal 14 Oktober 2001, pergantian kepala sekolah kepada Bp.Yayat Hidayat, BE.MM. 2002: Bulan Februari 2002, Persiapan pelaksanaan program CBT ( Competency Based Training ) untuk dua program keahlian yaitu : Mesin Perkakas dan Mekanik Otomotif. dengan tim konsultan PPPGT Bandung dan IASPD Australia. 2002: Bulan september, di tetapkan sebagai SMK yang berpotensi untuk mejadi sekolah berstandar Nasional dan Internasional, dengan Urutan 12 dari 177 sekolah kejuruan di indonesia. 2003: Bulan Januari di tunjuk untuk melaksanakan program BBE Life Skill dan pelaksanaan Community College untuk wilayah Jakarta Utara. 2004: Pada 5 September 2004, untuk pertama kalinya di laksanakan PSG Luar Negeri ke MAlaysia sebanyak 6 Orang. 2004: Pada 5 April 2004, bertempat di Hotel Pitagiri Jakarta Barat, Derektorat Dikmenjur melalui DSSE-Project ADB mengadakan Workshop School Development & Investment Plant ( SDIP ). Hasil pertemuan tersebut menjadikan program keahlian Mekanik Otomotif SMK Negeri 4 Jakarta didominasikan menjadi objek yang akan di kembangkan menjadi sekolah Nasional bertaraf Internasional. 2005: Program Keahlian Listrik Instalasi dan Listrik Pemakian di lebur menjadi satu jurusan Teknik Pemanfaatan Energi Listrik. 2006: Bulan April terbentuk TIM ISO SMKN4 Jakarta yang melakukan penjajagan menuju standarisasi ISO 9001 : 2000. 2006: 16 Juni 2006, Menyumbangkan 2 Medali Kemenangan bagi kontingen DKI jakarta, pada pelaksanaan PKS Tingkat Nasional 2006. Feri Saputra Juara I Nasional dan Sigit Juara III Nasional, sementara Dedi dan Yuspik Peringkat VI Nasional dalam Eksebisi Mekatronika.









Selayang Pandang Boedoet Basis 58 Kemayoran
NAMA BOEDOET 58 KEMAYORAN :
BOEDOET BASIS 58 Kemayoran merupakan salah satu Basis BOEDOET yang didalamnye terdiri dari SMUN 1, SMKN 1, SMKN 5 (sekarang SMKN 4 Cakung-Cilincing), SMK PGRI 4 dan SMK PGRI 5 (saat ini hanya tinggal bertahan SMK PGRI 5 yang kemudian namanya berubah menjadi STM PGRI 11 dan letaknya bersebelahan dengan SMKN 4). Terbent

uknye basis terjadi begitu aje yang di ambil dari nomor BUS PPD 58 tujuan ke sekolah atas rasa persaudaraan satu sekolah dan satu wilayah yang sangat kuat untuk mengahadang musuh yang menggangu perjalanan ke sekolah dan pulang..

RUTE KEMAYORAN - PASARBARU - BUDI UTOMO :
Rutenye sendiri, dari mulai Sunter Bendungan Dempet dan sekitarnye - Sumur Batu - Bendungan Jago - H. Jiung ampe Utan Panjang. Malah belakangan tahun2 1997-an, terdengar juga Boedoet Train Kemayoran (pelajar2 Boedoet yang kebetulan tinggal didaerah Stasiun Kemayoran). Nah, dari jalur atawa rute ini juga, terdapat sekolah-sekolah maupun kampungan yang menjadi musuh-musuhnye Boedoet Kemayoran. Sebut aje misalnye STM PONCOL Sumur Batu, STM Bahariwan yang nongkrong di H. Jiung, SMU Taman Siswa Garuda, SMU 10 ato SMU 20 kalo ketemu pas lagi dijalan, Kampungan H. Jiung dll (ane sendiri sampe lupa !). Tapi itu dulu, gak tau deh sekarang !!! Semoga aje kagak lagi ye ? Kasian Orangtue bro !

ICON BASIS 58 :
Era awal 90an, Boedoet Kemayoran dikenal dengan nama TAWA 58, yang artinye Tarohan Nyawa (suerreeem beuud yak?) yang maknanye mau menang ape kalah dalam tawuran...yang penting ketawa tettteeeuup ! (Hah..Hah..Hah..). Menurut informasi dari sdr. Andrey Modric ato nama bekennye Bang Doel (Alumni STM PGRI 4 '94/95) yang kasi nama ini Bang Gerry ma Bang Lupus, keduanye alumni 92/93 (semoga aje mereka bisa liat catatan ini..). Kagak tau asal n sebabnye kenape, diakhir taon 90an nama TAWA malah berubah menjadi LOT (Legend Of Tawa) tapi yang penting soal nama itu kagak masalah, yang utama adalah semangat dan kekompakan yang gak akan boleh berubah, betul tidaaak ?

DAHULU, HARI INI DAN MASA DEPAN :
Dahulu kita memang dikenal biang rusuh, sebagai biangkeroknye tawuran sekolah di Ibukota. Coba aje sesekali melihat grafiti atau corat-coret di bus, halte bus atau dinding-dinding gedung oleh para pelajar. Salah satu kata populer yang sering tertulis adalah "Boedoet". Biasanya warga Jakarta sudah mengerti kalau yang dimaksudkan adalah Boedi Oetomo, nama sebuah sekolah kejuruan di Jakarta Pusat. Malah bukan hanya di Jakarta saja, tapi sampai ke luar kota bahkan sampai di luar negeri (beneran nich, kagak bo'ong ane !) bahkan di awal 1990-an hingga awal 2000-an adalah masa2 kejayaan Boedoet bersamaan dengan maraknya perkelahian massal antarpelajar yang lebih populer dengan tawuran. Nama Boedoet, seolah menjadi musuh bersama di kancah percaturan tawuran pelajar. Di mana pun terjadi tawuran, nama Boedoet hampir selalu disebut. Entah itu di Jl Gunungsahari, Kramat Raya, Salemba, Diponegoro, Matraman, Pramuka, Pemuda, Sudirman, Dewi Sartika, Letjen Soeprapto, Perintis Kemerdekaan, dan sejumlah ruas jalan lain di pelosok Jakarta dan kota lain di Indonesia (sebut aje misalnye, pada saat perpisahan STM 1 Boedoet th 1996 di Cilacap Jawa Tengah..abang2 kite ini malah ribut ma perkampungan sana n pulangnya pake dikawal pasukan lengkap lagi !).

Nah pertanyannye sekarang, ape kite masih mau kayak dulu lagi ? Sekolah pulang pergi selalu dagdigdug...Ane jadi inget kata2 salahsatu tokoh dalam film Trainspotting "LIFE IS CHANGE, MUSIC IS CHANGE AND SEX IS CHANGE ! " Zaman telah berubah brooo ! Hari ini dan di masa datang, gaye Boedoet boleh beda, tapi semangat n kekompakan nyang kagak boleh pudar...
Semoga aje lewat adanya FB ini menjadikan forum silaturahmi bagi anak STM/SMA Boedoet sebagai ajang kangen2an, sebagai inspirasi atau sekedar mencari sesuatu yang lebih baik untuk kehidupan kedepannya.

Kutipan puisi dari Bang Pedro Corneles Boedoetbrotherhood :
"Boedoet! adalah satu keluarga besar yang solid yang pernah ada di muka bumi ini. Sampai-sampai kita pernah tak rela untuk mengangkat kedua kaki kita, pernah menangis karena harus melepas eratnya genggaman simpul tangan teman-teman kita ataupun pernah tak kuasa untuk membungkam mulut kita sendiri dengan yel-yel “Hidup Boedoet!”

Kita adalah satu keluarga besar, keluarga besar Komunitas Boedoet. Sepenggal nama yang tidak akan pernah pudar oleh zaman, tidak akan pernah runtuh oleh perbedaan-perbedaan ras atau ideologi manapun, kemarin, sekarang atau sampai kapanpun. Kedamaian, Persahabatan dan Kesetiakawanan ( Peace, Friendship and Solidarity) ternyata adalah makna dari sepenggal nama indah itu"... “Hidup Boedoet!”


















BOEDI OETOMO adlh suatu organisasi pelapor NASIONAL yg didirikn pd tgl 20-mei-1908 yg kita sebut sebagai Hari KEbangkitan Nasional.

-> dlm masa jajahan BELANDA yg disebut STOVIA (Shcool_Opleiding_Van_Inlandsche_Aartsen).

-> mempunyai sekolah ternama seperti Sma,Smk,Stm Pgri.

yaitu SMA1 SMK1 yg trletak di jl.boedi oetom no.7
Smk4 & Stm5 Pgri.

BOEDOET yg dikenal sebagai KEBERANIAN ny dlm TAWURAN

di ajang Siswa terpelajar yg disegani oleh masyarakat JAKARTA.

berikut allbase :
-p2town (chota)
-p9spong (pondok gede)
-tow 9a
-10bom (blok m)
-12tob (benhill)
-tot 19a (kalimalang)
-40cus (cililitan)
-46mob (muara karang)
-52tos (pulo gadung)
-58lot (kemayoran)
-63son (utara)
-p63stranger (kreta pagi)
-82creet (tnb)
-100tng
-101 mumpunk
-106ex (lebak bulus)
-504wah(46thomank)
-train
-kreasor (kreta sore)
-806mom (manggarai)
-900pas (pramuka)
-913wow (kalideres)
-905pow.(vathemangan)
all base tertua 806MOM

-> Terbentuk Basis trjdi begitu saja yg diambil dr nomor BUS tujuan keSekolah atas rasa Persaudaraan 1sekolah & 1wilayah yg sngt Kuat untk menghadang Musuh yg mengganggu perjalanan kesekolah & menuju pulang.

-> Musuh Bebuyutan boedoet adalah
ISRAEL'(tarsisius)













Jalur Tempur Base BOEDOET 145

Mungkin Siswa Siswi BOEDOET 145 yg skrg uda byk yg ga tau Basis ini jalur mana.
Ni biar kita inget dan ga melupakan Basis2 yg MELEGENDA.

Semua di mulai dr BOEDI OETOMO

P2 TOWN : Boedoet - Harmoni - Hayam Wuruk - Kota
P9 SPonG : Boedoet - Kramat Raya - Pramuka - Tol - Pondok Gede
P10 PaTeN : Boedoet - Kramat Raya - Pramuka - Tol - Bekasi
10 BOM : Boedoet - Benhil - Blok M
12 TOB : Boedoet - Benhil - Mampang
19a TOT : Boedoet - Cmpka Putih - Tol - X Malang
40 CUS : Boedoet - Kramat Raya - Matraman - K.Melayu - Uki - Leethan
46 MOB : Boedoet - Grogol - Latumenten -Ploeit - Muara Karang
52 TOS : Boedoet - Cmpka Putih - Pulo Gadung
58 LOT : Boedoet - Kemayoran - Utan Panjang
63 SON : Boedoet - Cmpka Putih - Semper - Priuk
82 TNB : Boedoet - Tanabang
106 EXS : Boedoet - Lebak Bulus
504 WAH : Boedoet - Tomang
806 MOM : Boedoet - Gambir - Manggarai - P.Minggu
900 PaSS : Boedoet - Kramat Raya - Pramuka
905 POW : Boedoet - G.Sahari - Pademangan - Mangga 2
913 WOW : Boedoet - Roxy - Grogol - Cengkareng - X Deres
TRAIN : Stasiun Kemayoran - Bekasi.

Itulah jalur jalur Basis yg MELEGENDA di JaBoDeTaBek.bukan mksd apa2 ya Bro N Sist.Cuma mengingatkan kembali agar Siswa Siswi penerus BOEDOET 145 tidak lupa akan Basis Basis yg prnah ada dan bahkan skrg sudah menjadi LEGEND.Kami Para ALUMNI n VETERAN membesarkan Basis Basis tersebut dengan DARAH bahkan sampai NYAWA Teman Teman Kami pun ikut jd TARUHAN nya.